INOVASI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN DESA WISATA DI DESA PEKUNDEN KABUPATEN BANYUMAS
Keywords:
Inovasi, Pemberdayaan masyarakat, Desa Wisata, Partisipasi MasyarakatAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk inovasi pemberdayan masyarakat melalui
pengembangan Desa Wisata pekunden di Kabupaten Banyumas. Desa ini dikembangkan sebagai Desa
Wisata berbasis edukasi kreatif dengan memanfaatkan potensi lokal seperti Kampoeng Nopia Mino, Oemah
Batik, dan Oemah Gamelan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap informan utama
seperti Kepala Desa, Pengelola Pokdarwis, dan pelaku UMKM. Analisis data mengacu pada teori
pemberdayaan masyarakat Michael Douglass yang meliputi tiga aspek: input, proses, dan output. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Pemberdayaan di Desa Pekunden berhasil mendorong pertumbuhan
ekonomi lokal, melestarikan warisan budaya, serta meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam
pengelolaan destinasi wisata. Faktor pendukung utama meliputi peran aktif pemerintah desa, sinergi antar
pemangku kepentingan, dan pemanfaatan media digital untuk promosi. Hambatan yang dihadapi adalah
pola pikir masyarakat yang masih tradisional dan resisten terhadap perubahan. Kesimpulannya,
pengembangan desa wisata yang terintegrasi dan melibatkan partisipasi masyarakat dapat menjadi strategi
efektif untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat desa.

